Tadris Bahasa Inggris, Universitas Al – Qolam Malang
Tadris Bahasa Inggris, Universitas Al – Qolam Malang

Al-Qolam Malang Perkuat Kiprah Strategis dalam Pembenahan Pembelajaran bagi Kepala Sekolah di Kabupaten Malang

Malang — Universitas Al-Qolam Malang kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam penguatan mutu pendidikan di daerah. Keterlibatan kampus ini tampak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang ditujukan bagi kepala sekolah SD, SMP, dan SMA penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Kinerja (BOS Kinerja) dari wilayah utara Kabupaten Malang. Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Juli 2025, di SMP Negeri 1 Tumpang.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian inisiatif Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan akademik kepala sekolah, terutama dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Melalui Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Universitas Al-Qolam Malang didapuk sebagai mitra penyaji utama. Hanif Maulaniam Sholah, M.Pd., Kaprodi Tadris Bahasa Inggris, tampil sebagai narasumber utama dengan pendekatan konseptual sekaligus reflektif.

Membuka sesi pelatihan, Hanif mengutip ungkapan klasik berbahasa Arab, “اَلْأَمْرُ يَظْهَرُ بَعْدَ انْتِهَائِهِ”, yang berarti “suatu persoalan baru akan tampak jelas setelah ia selesai dijalani”. Menurutnya, pelatihan semacam ini berfungsi sebagai cermin evaluasi yang menumbuhkan kesadaran baru.

“Selama masih bertugas di lembaga, kekurangan kita sering kali belum terlihat. Justru setelah keluar dan mengikuti pelatihan seperti ini, banyak hal yang sebelumnya luput mulai terlihat dan perlu diperbaiki,” tuturnya.

Hanif juga mengajak para peserta menjadikan forum ini sebagai ruang bertukar gagasan, merefleksikan praktik pendidikan, sekaligus menjajaki strategi pembelajaran yang tetap berpijak pada realitas namun berorientasi pada kemajuan. Dalam konteks kepemimpinan sekolah, ia menyebut kepala sekolah sebagai nakhoda pendidikan. “Nakhoda yang tangguh tidak ditempa oleh laut yang tenang, melainkan oleh ombak yang besar. Demikian pula dalam pendidikan, ketangguhan tumbuh dari tantangan, bukan dari zona nyaman,” tambahnya.

Antusiasme peserta terasa sejak hari pertama. Sejumlah kepala sekolah mengakui pelatihan ini membuka kesadaran baru tentang pentingnya praktik pedagogik yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan. Refleksi terhadap dinamika masing-masing lembaga mencuat dalam berbagai diskusi kelompok maupun forum terbuka. Para kepala sekolah mulai menyadari perlunya pembenahan pada sejumlah aspek, mulai dari dukungan lingkungan belajar, pemanfaatan teknologi digital, hingga penguatan kemitraan antara sekolah dan masyarakat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jaringan Situs Universitas Al Qolam Malang
Universitas Al Qolam Malang | PAI | PIAUD | Tadris B. Indonesia | Tadris Matematika | Manajemen Bisnis Syariah | Akuntansi Syariah | Hukum Ekonomi Syariah | Ahwal Syakhsiyyah | KPI | FEBI | Fakultas Tarbiyah | Fakultas Syariah | Fakultas Dakwah | Pascasarjana | PMB Online