Tadris Bahasa Inggris, Universitas Al – Qolam Malang
Tadris Bahasa Inggris, Universitas Al – Qolam Malang

192 Mahasiswa IAI Al-Qolam Diberangkatkan ke Lapangan lewat KKN PAR Maqashidi 2018

Sebanyak 192 mahasiswa IAI Al-Qolam resmi diberangkatkan oleh Wakil Rektor I IAI Al-Qolam untuk menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Participatory Action Research (PAR) Berbasis Maqashid Syari’ah, Rabu, 31 Oktober 2018. Acara pelepasan digelar di halaman kampus, tempat para mahasiswa yang mengenakan seragam KKN berdiri berbaris rapi di hadapan para pejabat dan panitia yang duduk di “panggung kebangsaan” di area parkir sebelah timur kampus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II, Ir. Badriyah, Dekan Mudhofar, MA, Ketua LP3M Ahmad Atho’ Lukman Hakim, S.Ag, M.Sc, serta Ketua Panitia Budi Kusworo.

Ketua LP3M dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN PAR Maqashidi merupakan wujud nyata ajaran khidmatul ummah, yakni bekerja sama dengan masyarakat demi terwujudnya kemaslahatan. Ia menekankan bahwa langkah awal yang harus ditempuh setiap mahasiswa ialah meluruskan niat berdakwah karena Allah Ta’ala, dengan pengertian dakwah yang luas, yaitu menegakkan kemaslahatan umat. “Dengan niat yang benar, segala kesulitan dan rintangan di lapangan akan dihadapi dengan sabar tanpa keluh kesah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I menyampaikan bahwa KKN PAR Maqashidi ke depan akan dikembangkan untuk lembaga pesantren. Rintisan ke arah tersebut telah dimulai tahun ini, dan program KKN PAR Maqashidi Pesantren direncanakan resmi diluncurkan pada tahun berikutnya.

Budi Kusworo, dosen Tadris Bahasa Inggris yang juga Ketua Panitia, mengungkapkan bahwa KKN tahun ini tersebar di tujuh desa pada tiga kecamatan, yaitu Pagelaran, Bantur, dan Gedangan. Ia menjelaskan bahwa sebelum diberangkatkan, mahasiswa telah mengikuti dua kali pembekalan. Pembekalan pertama digelar pada 23 Oktober 2018 di Aula PPRU 1 Ganjaran, Gondanglegi, Malang. Usai pembekalan tersebut, peserta melakukan survei awal guna mengidentifikasi persoalan sosial masyarakat sejak dini sekaligus menjalin kedekatan dengan para pemangku kepentingan di tingkat akar rumput.

Pembekalan kedua bertujuan agar peserta mempresentasikan hasil survei awal dan mendiskusikannya bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Budi Kusworo menambahkan, KKN akan berlangsung selama 40 hari dan seluruh persiapan dari berbagai pihak telah rampung. “Semoga KKN PAR Maqashidi tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jaringan Situs Universitas Al Qolam Malang
Universitas Al Qolam Malang | PAI | PIAUD | Tadris B. Indonesia | Tadris Matematika | Manajemen Bisnis Syariah | Akuntansi Syariah | Hukum Ekonomi Syariah | Ahwal Syakhsiyyah | KPI | FEBI | Fakultas Tarbiyah | Fakultas Syariah | Fakultas Dakwah | Pascasarjana | PMB Online